seribu sudah perkenalan kita
banyak dugaan yang kita tempuhi bersama
suka dan duka ciptaan bersama
gelak tawa dan air mata menjadi teman mesra
disaat kebahagiaan membanjiri hidup ini
ribut taufan hadir melanda mahligai kota cinta kita
menghapus semua api cinta yang kita telah nyalakan bersama
mengapakah badai melanda tanpa erti belas kasihan?
memusnahkan seribu harapan tika melakar impian
kini, kau pergi meninggalkan diri ini,
mahligai yang dulu ceria kini menjadi suram
tumpahan air mata membanjiri mahligai cinta yang pernah berdiri tesergam indah
air mata darah yang menitis tidak mampu mengembalikan engkau padaku ini
kenangan dahulu menjadi teman di kamar gelapku
kini, hanya doa yang kutitipkan bersama pemergianmu
sebuah salam kasih dan rindu
buatmu pujangga hatiku
semoga engkau bahagia disamping srikandi tercinta pilihan hatimu
selamat tinggal wahai arjuna cintaku. . .
hasil nukilan :
nur amelia nadira mohd fade'li
suntingan :
sofieyyeaphillips
No comments:
Post a Comment